Pengurus Pusat Akademi Seni-beladiri Karate Indonesia (PP ASKI) menyerahkan bonus berupa uang pembinaan kepada Muhammad Ghataf Aria Suwardi, karateka ASKI peraih medali emas pada ajang SEAKF 2026 ke-13 Vietnam. Penyerahan dilakukan langung oleh Ketua Dewan Guru (KDG) ASKI, Shihan Ucok Marisi Sihotang usai melakukan latihan rutin bersama pada Minggu pagi di Dojo Pusat ASKI.

Dalam kesempatan tersebut, Shihan Ucok menyampaikan apresiasi sekaligus perasaan bangga atas prestasi yang diperoleh sehingga membawa harum nama perguruan dan negara. Menurutnya, perhatian yang diberikan oleh Pengurus Pusat ASKI diharapkan dapat memacu motivasi untuk berbuat lebih baik lagi ke depan.

“Sekarang prestasi bisa digabung dengan akdemik kalian untuk meraih jenjang pendidikan selanjutnya yang lebih baik, seperti Ghataf yang bisa masuk ke PPOP Ragunan lewat jalur seleksi prestasi dan akademik. Sebelumnya, M.Albarra juga diterima di Univeritas Indonesia lewat jalur prestasi. Ini hendaknya bisa jadi motivasi buat kalian, bahwa prestasi bisa mendukung akademik, dan semoga apa yang diberikan hari ini bisa menjadi pemacu kalian menjadi lebih baik,” ungkap Shihan Ucok Marisi.

Seperti diketahui, Kejuaraan Karate SEAKF 2026 ke-13 sukses digelar di Ninh Binh, Vietnam, pada tanggal 9 hingga 12 Juli 2026. Tim Indonesia meraih posisi runner-up secara keseluruhan dengan perolehan 13 medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu di bawah tuan rumah Vietnam.  

Dari perolehan terebut, Karateka ASKI atas nama Muhammad Ghataf Aria Suwardi berhasil mempersembahkan medali emas untuk kontingen Indonesia pada nomor Kumite Kadet -70kg Putera. Tak hanya Ghataf, karateka AKI lainnya juga membawa nama Indoneia ke SEAKF 2026 Vietnam, namun kali ini dirinya belum berhasil membawa pulang medali.

Dengan perhatian yang diberikan oleh PP AKI tersebut, menjadi bukti komitmen dan konsitensi perguruan terhadap pembinaan atlet berprestasi.

Bagikan: