Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Provinsi Banten terus menunjukkan tren positif dalam pengembangan organisasi. Pengurus meyakini bahwa penguatan karakter adalah kunci agar perguruan ASKI dapat berkembang pesat di masyarakat. Salah satu pengembangan terssebut ditandai dengan meningkatnya jumlah anggota, baik dari kalangan Majelis Sabuk Hitam (MSH) maupun karateka sabuk warna.
Menutup tahun 2025 dengan produktif, ASKI Banten sukses menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periode Caturwulan III pada Minggu (21/12/2025). Kegiatan yang dipusatkan di Aula SMPN 25 Kota Tangerang ini diikuti oleh ratusan karateka mulai dari tingkatan sabuk putih hingga sabuk cokelat yang berasal dari berbagai dojo di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
Sekretaris Pengurus ASKI Provinsi Banten, Haris Mulyanto, S.Kom., M.M. dalam sambutannya menekankan bahwa UKT bukan sekadar rutinitas pergantian warna sabuk, melainkan momentum evaluasi kualitas diri.
“Kami di jajaran pengurus, dengan dukungan penuh seluruh anggota MSH, memiliki komitmen jangka panjang. Fokus kami bukan hanya mencetak atlet yang jago secara teknik di lapangan, tapi juga pribadi yang memiliki attitude dan integritas tinggi,” ujar Haris saat membuka acara ujian Kyu ASKI Banten.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan karakter adalah kunci agar perguruan ASKI dapat terus diterima masyarakat dan berkembang pesat di wilayah Banten. Dengan standar ujian yang ketat, diharapkan para karateka yang lulus mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
“Transformasi karateka yang berkualitas secara teknik dan mental akan menjadi mesin penggerak utama dalam mengembangkan sayap ASKI secara bertahap namun pasti di seluruh pelosok Provinsi Banten,” ungkapnya.
Kegiatan UKT ini berjalan dengan khidmat dan disiplin, mencerminkan nilai-nilai Bushido yang diteladani setiap anggota ASKI Banten.




