Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Provinsi Bengkulu berkomitmen menciptakan atlet karate kompetitif melalui pembinaan terarah sebagai investasi masa depan olahraga daerah. Penegasan ini disampaikan Ketua Umum ASKI Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, saat memantau langsung pelaksanaan ujian kenaikan sabuk puluhan karateka ASKI Bengkulu, Minggu (21/12/25).
“Ujian kenaikan sabuk untuk tingkatan usia ini tentunya tidak hanya menjadi penilaian teknis, tetapi juga momen strategis bagi pengurus untuk memantau langsung perkembangan bibit-bibit atlet,” jelas Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu ini.
Menurut Usin, momen ini juga merupakan wadah dan bagian dari komitmen nyata ASKI Bengkulu dalam mendorong serta mencetak atlet berprestasi di tingkat regional maupun nasional. Kehadirannya sekaligus melakukan observasi mendalam terhadap kemampuan, disiplin, dan potensi setiap karateka ASKI.
“Ujian sabuk adalah salah satu tonggak penting dalam perjalanan karateka, sehingga momen ini lebih dari sekadar pergantian warna sabuk saja. Tetapi juga merupakan proses evaluasi yang jujur terhadap latihan dan dedikasi mereka selama ini,” tegas Usin.

Dari hasil evaluasi tersebut, ASKI dapat memetakan, mengarahkan, dan menyusun program pembinaan yang lebih terfokus untuk mendongkrak prestasi.
Dirinya menambahkan, pihaknya ingin memastikan jika setiap langkah yang diambil atlet ASKI, dari sabuk putih hingga hitam, terpantau dengan baik. Kemudian dukungan dan intervensi pelatih harus tepat sasaran agar mereka tidak hanya mahir teknik, tetapi juga memiliki mental juara. Pihaknya pun senantiasa mengingatkan agar penilaian dilakukan secara objektif dan disiplin.
Lebih lanjut, Usin menyatakan ASKI Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi ujian periodik dan memasukkan lebih banyak simulasi pertandingan dalam proses pembinaan.
“Target kita adalah menciptakan atlet yang siap tampil dan kompetitif di berbagai ajang. Pemantauan hari ini adalah investasi untuk masa depan prestasi karate Bengkulu,” pungkasnya.




