Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI), Hadi Tjahjanto, melepas kontingen karate Indonesia yang akan berlaga di 14th Karate World Championships Cadet, Junior & U21 2026 di Bielsko-Biała, Polandia, pada 14-18 Oktober 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hadi memberikan motivasi kepada para atlet muda agar tampil maksimal dan mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

“Tunjukkan kemampuan kalian seperti ketika kalian melaksanakan pertandingan di SEAKF Vietnam. Saya yakin dengan semangat yang sama kalian akan mendapatkan kemenangan dan meraih medali emas sebanyak mungkin,” ujar Hadi Tjahjanto.

Kontingen karate Indonesia yang diberangkatkan terdiri atas 11 atlet muda yang terbagi menjadi empat atlet kategori kadet, empat atlet junior, dan tiga atlet U21.

Dari jumlah tersebut, M. Ghataf Aria Suwardi, menjadi salah satu karateka muda ASKI yang dipercaya memperkuat Tim Nasional (Timnas) Karate Indonesia. Ghataf yang berlaga di nomor kumite -68kg Junior ini juga tercatat sebagai satu-satunya atlet asal DKI Jakarta yang masuk dalam kontingen Merah Putih pada kejuaraan dunia tersebut.

Keikutsertaan Ghataf menjadi kebanggaan bagi ASKI sekaligus menunjukkan kontribusi atlet binaan organisasi dalam mendukung prestasi karate Indonesia di tingkat internasional.

Bagi PB FORKI, kejuaraan dunia ini menjadi kesempatan penting bagi para karateka Indonesia untuk menguji kemampuan menghadapi persaingan internasional sekaligus menambah pengalaman bertanding di level tertinggi kelompok usia mereka.

Hadi mengingatkan seluruh atlet untuk menjaga disiplin, kesehatan, dan semangat juang selama mengikuti kompetisi. Persiapan yang telah dilakukan harus diimbangi dengan fokus dan mental bertanding yang kuat.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivittas serta memberikan prestasi terbaik untuk Indonesia di panggung dunia,” ungkapnya.

Dalam prosesi pelepasan, perwakilan atlet juga menjalankan tradisi mencium bendera Merah Putih sebagai simbol penghormatan sekaligus pengingat akan tanggung jawab para atlet ketika membawa nama Indonesia di ajang internasional.

Berangkatkan Delegasi Guardian Girl Karate

Bersamaan dengan pelepasan kontingen Timnas, Ketum PB FORKI turut memberikan dukungan kepada delegasi Guardian Girl Karate Indonesia yang akan mengikuti seminar di Polandia.

Hal ini ditandai dengan penyerahan bendera Guardian Girl Karate kepada Direktur Teknik Ucok Marisi Sihotang sebagai bagian dari implementasi kerjasama berdasarkan MoU antara World Karate Federation (WKF) dan PB FORKI.

Ia berharap, keikutsertaan delegasi tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan dan menambah pengetahuan mengenai bela diri, khususnya untuk mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia.

“Saya berharap momentum ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan karate, mendorong prestasi atlet muda serta mendukung peran karate dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Bagikan: