Akademi Seni-Beladiri Karate Indonesia (ASKI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Gashuku dan Ujian DAN Zona Kalbar 2026 di Badan Diklat BPSDM Provinsi Kalbar, 16-18 Oktober 2026.
Kegiatan diikuti 44 karateka dari seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) ASKI se-Kalbar.
Gashuku kali ini menghadirkan penguji dari Dewan Guru Daerah Kalbar dan Dewan Guru Pengurus Pusat ASKI, Sensei Agus Suwardi (DAN VII ASKI / DAN V JKA) dan Sensei Ahmad Suryani (DAN VII ASKI).
Agus Suwardi mengatakan, Gashuku di wilayah Kalbar tahun 2026 menjadi agenda penting untuk penyelarasan teknik karate serta membangun mental dan karakter para karateka.
“Tujuan kegiatan ini adalah menyelaraskan teknik, kata, dan kihon agar sesuai standar ASKI. Selain itu untuk mempererat solidaritas antar-karateka, meningkatkan fisik, ketahanan, mental dan disiplin,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang pengakuan resmi kualifikasi sabuk hitam DAN 1 dan DAN 2, serta mencetak pelatih dan atlet berkualitas yang bisa melahirkan bibit baru di wilayah Kalimantan Barat.
Sementara itu, Ketua Pengprov ASKI Kalbar, Hery Mulyadi menambahkan, ASKI sebagai organisasi bela diri terbuka berakar Shotokan, fokus pada tiga hal yakni penguatan organisasi, peningkatan prestasi, dan kontribusi sosial.
“Kami melakukan pembinaan yang berkelanjutan lewat latihan bersama, gashuku, dan ujian kenaikan sabuk untuk menjaring potensi atlet muda di Kalbar,” pungkas Hery.




